KMM MESIR | Official Website: Berita Masisir
Headlines News :

Latest Post

Tampilkan postingan dengan label Berita Masisir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Berita Masisir. Tampilkan semua postingan

Mahasiswa Indonesia di Kairo Berhasil Masuk 20 Besar Cairo Half Marathon Competition

Written By Salman Arif on Jumat, 17 April 2015 | 12.29

Surya Fajrin
CyberKMM- Jumat (17/4), event tahunan Cairo Half Marathon Competition kembali digelar di Distrik Heliopolis. Event ini terselenggara atas kerjasama Kementerian Olahraga Mesir dan Pemprov Kairo. Sekitar 5000-an orang ikut berpartisipasi dalam ajang olahraga bergengsi kali ini. Partisipan tidak hanya masyarakat Mesir, namun juga diikuti oleh warga negara asing seperti Indonesia, Malaysia dan Afrika.

Lomba marathon kali ini terdiri dari tiga kategori, yaitu kategori 21 km, 7 km dan 1 km untuk kategori khusus keluarga. Salah seorang mahasiswa Indonesia, Surya Fajrin memilih kategori 7 km dan bersaing bersama ribuan peserta lain. Setelah melewati garis finis, Surya berhasil masuk 20 besar dengan waktu 29 menit, 27 detik. Walaupun tidak bisa menyabet juara, Surya merasa cukup puas atas usahanya karena kompetisi tersebut diikutinya tanpa persiapan. Tahun depan dia yakin bisa menduduki posisi tiga besar.

Melihat track record, mahasiswa asal Sumatera Barat ini pernah meraih juara harapan 1 lomba atletik pada perhelatan Pospenas (Pekan Olah Raga dan Seni Santri Pondok Pesantren) tingkat Nasional di Gorontalo tahun 2013 mewakili provinsi Sumatera Barat.  

Event marathon ditutup dengan pertunjukan budaya dan konser musik. Presiden Mesir, Abdul Fattah El-Sisi juga sempat hadir dan bersedia berfoto selfie dengan beberapa orang peserta.

Marathon Half Cairo diprakasai pertama kali oleh Cairo Runners pada 14 Desember 2012. Di event perdana, acara tersebut hanya diikuti oleh 60 peserta. (SA)

Dok. CairoRunners
  

  

  

BK dan Keputrian Nusantara Adakan Seminar Bertajuk “Darah Wanita dan Kesehatan Reproduksi”

Written By Salman Arif on Kamis, 09 April 2015 | 17.06

CyberKMM-Pada Ahad, 6 April 2015, aula Daha KMJ dipenuhi para kaum hawa. Diantara mereka adalah para mahasiswi yang masih duduk dijenjang perkuliahan al-Azhar.  Namun tidak sedikit juga dari ummahat yang turut meramaikan. FimNile bekerja sama dengan keputrian senat FSI dan beberapa keputrian nusantara yaitu keputrian KMM (Bundo Kanduang), KMJ, KSW, Kemass dan keputrian KMB mengadakan seminar bertajuk “Darah Wanita dan Kesehatan Reproduksi”.

Seminar ini menghadirkan para narasumber yang ahli di bidangnya yaitu Ustazah Inayah Bahri, Lc. yang mengupas tuntas tentang darah wanita (haid, nifas dan istihadhah) berdasarkan perspektif syariah, sedangkan dari sudut  pandang kedokteran disampaikan oleh bidan Mustika Sari.

Tema ini dianggap penting karena permasalahan darah pasti berkaitan erat dengan kesempurnaan ibadah seorang muslimah seperti shalat, puasa, dan lainnya. Namun terkadang tidak sedikit diantara kaum wanita yang tidak memahami dan masih ragu-ragu bagaimana cara membedakan yang satu dengan yang lain, bahkan banyak di antara mereka  yang lalai dan tidak begitu memperhatikan kesehatan reproduksi.

Seminar ini sangat mendapat respon positif dari kalangan mahasiswi. Tercatat sebanyak  66 orang turut menghadiri seminar ini termasuk panitia. (BK)

Minang Saiyo FC ‘Kebumikan’ Lancang Kuning FC Lewat Adu Penalti

Written By RuwaqID on Senin, 24 Maret 2014 | 09.10


CyberKMM-Lancang Kuning FC, tim kesebelasan Kelompok Studi Mahasiswa Riau (KSMR) Mesir harus puas menempati posisi kedua setelah ditakhlukkan oleh Minang Saiyo FC dalam laga Sumatera Cup 2014 yang diadakan di Stadion Qatameya pada hari Selasa (18/3) lalu.

Meski awalnya sempat tertinggal satu angka, Lancang Kuning FC berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Skor imbang bertahan hingga 90 menit waktu normal.

Dalam adu penalti, Lancang Kuning FC dipaksa harus mengakui kehebatan Minang Saiyo FC dengan skor 3-2. Dengan demikian, tim asuhan Riki Saputra itu berhasil membawa Tropi Sumatera Cup ke Rumah Gadang.

Dari hasil pertandingan yang digelar oleh Ikatan Keluarga Mahasiswa Lampung (IKMAL) Mesir itu, tampil sebagai best player adalah Ari Is dari KMM. Sementara top scorer diraih oleh Alvin dari Keluarga Mahasiswa Aceh (KMA) Mesir.


Reporter: Ari Is
Redaktur: Ahwazy Anhar 


Ahmad Fuadi: Tembuslah Level Nasional!

Written By RuwaqID on Sabtu, 22 Maret 2014 | 22.48




CyberKMM-Ikatan Keluarga Pondok Modern (IKPM) Gontor Cabang Kairo menggelar Seminar dan Dialog Interaktif dengan manghadirkan Ahmad Fuadi, penulis novel Best Seller Negeri 5 Menara. Acara tersebut diadakan di International Garden, Nasr City, Kairo pada hari Sabtu (22/3) kemarin.  

Dalam kesempatan itu, Ahmad Fuadi memberikan motivasi kepada Masisir. Ia mengatakan bahwa masuk pesantren bukanlah halangan untuk melanjutkan sekolah lebih jauh sebab di pesantren, setiap orang bukan hanya dididik untuk belajar, tapi juga diajari cara menjalani kehidupan atau Way of Life. “Pesantren bukanlah limit untuk ke mana-mana karena alumni pesantren itu (sekarang) ada di mana-mana,” tuturnya.

Menanggapi eksistensi  penulis Minang saat ini, pria kelahiran Maninjau itu menuturkan, “Di tahun 80 atau 90-an, penulis Minang berkurang menurut saya.” Sebenarnya, kata alumni Gontor ini, kurang terlihatnya eksistensi penulis Minang ini bukan karena penulis atau bakatnya menghilang, namun tulisan mereka susah untuk masuk ke level nasional.  Ia menuturkan, “Mungkin tidak punya akses masuk ke level nasional.”

Solusinya, lanjut Ahmad Fuadi, adalah dengan meningkatkan kemampuan dalam mengolah tulisan dan rasa bersaing untuk menembus ke level nasional. “Tingkatkan kemampuan menulis kita dan coba tembus penerbit nasional,” ucapnya.

Salah satu peserta seminar, Nisak Ul Mujahidah, mengatakan bahwa dirinya banyak mendapat pencerahan dari acara tersebut. "Orang yang ingin sukses pasti pernah gagal dan terjatuh. Tapi hal itu tidak menyulutkan niatnya untuk bangkit lagi," katanya.

Di akhir acara, Ahmad Fuadi menyampaikan bahwa belajar keluar negeri itu adalah sebuah nikmat dari Allah dan jangan disia-siakan. "Merantau jauh itu adalah sebuah nikmat. Syukuri dan jalani sebaik mungkin!" pungkasnya.

Selain dihadiri oleh ratusan Masisir, acara seminar itu juga turut dihadiri oleh mahasiswa dari Singapura, Malaysia, Thailand, dan beberapa negara Asean lainnya. (AA)


Sumatra Cup: Minang Saiyo dan Sisingamangaraja Amankan Tiga Poin

Written By Salman Arif on Selasa, 25 Februari 2014 | 06.17

CyberKMM- Minang Saiyo FC  berhasil pulang dari Qottemea Stadion  dengan menggenggam keunggulan 2-0 saat menjamu Toba FC dalam ajang Sumatera cup X matchday ke-01, Selasa (25/2). Sedangkan Sisingamangaraja FC berhasil menundukan Team Sriwijaya FC dengan skor 2-1 dan meraih tiga poin penting bagi mereka.

Dengan kemenangan ini, maka untuk sementara Minang Saiyo FC  menghuni puncak Group A dengan tiga  poin, yang di bayangi oleh Team Sisingamangaraja FC diurutan ke dua dengan tiga poin. Tapi selisih Gol kebobolan.


Adapun Team Sriwijaya FC dan Toba Fc kekalahan ini menjadikan mereka harus berjuang lebih keras pada Match 02 nanti untuk meraih tiket ke Semifinal. 


Perjalanan untuk menuju Semifinal boleh dibilang masih jauh, tapi mengingat Group ini adalah penghuninya Team-Team yang di unggulkan, maka sangat seru dan menarik untuk kita tunggu hasil akhir di pertandingan terakhir babak penyisihan nanti. 

Dan untuk pertandingan selanjutnya di Group B tanggal 01 Maret nanti yang mempertemukan Team  KMJ Jambi VS KMA Aceh dan Tuan Rumah IKMAL Lampung VS LKFC KSMR Riau.

Sumber: Jeruk Nipis

Jalin Silaturrahmi, Masisir Sambangi Lembaga Fatwa Mesir

Written By RuwaqID on Minggu, 23 Februari 2014 | 07.00


CyberKMM-Sabtu kemarin (22/2) Mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir) berkesempatan untuk mengunjungi Grand Mufti Mesir Prof. Dr. Syauqi Ibrahim ‘Allam di Dar al-Ifta’ Mishriyyah (Lembaga Fatwa Mesir), Darrasah. Kunjungan tersebut diadakan setelah shalat Ashar dan diikuti lebih dari 200 orang Masisir. Acara itu diadakan oleh Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (PPMI) Mesir dan bekerja sama dengan KBRI Kairo.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Syauqi menekankan tentang pentingnya bagi Masisir untuk menimba ilmu di al-Azhar dengan serius. Sebab, ilmu di al-Azhar tidak bisa didapatkan dengan mudah, harus bekerja keras dan membutuhkan waktu yang lama. “Logika atau cara berpikir al-Azhar tidak bisa didapatkan dalam waktu satu hari atau pun satu bulan tapi membutuhkan waktu yang panjang,” tuturnya.

Selain itu, beliau juga menjelaskan tentang hal-hal yang berkaitan dengan fatwa. Fatwa yang dikeluarkan seorang mufti, kata beliau, bukanlah hal yang gampang. Banyak proses dan jalan yang ditempuh untuk sampai kepada sebuah hukum. “Sebelum (sampai kepada fatwa) boleh atau dilarang,  dibutuhkan proses yang sangat panjang dan harus mengetahui kondisi serta fakta di lapangan,” katanya.

Kemudian, beliau juga menjelaskan bagimana ilmu al-Azhar yang sebenarnya. Beliau mengatakan bahwa ilmu al-Azhar adalah ilmu cinta damai dan tidak mengandung kekerasan. Kata beliau, “Sepanjang seribu tahun, tidak pernah ada Azhari sejati yang menggunakan kekerasan tapi mengobatinya.”

Sementara itu, Presiden PPMI Amrizal Batu Bara menuturkan bahwa acara itu diadakan dalam rangka menjalin hubungan silaturahim dengan Lembaga Fatwa Mesir. “Tujuannya untuk menjalin silaturahim dan mengambil berkah dari wali Allah,” tuturnya.


“Kita juga berharap agar dengan acara ini Masisir bisa menjadi ulama, da’i dan wali Allah,” pungkasnya. (AA)

Seleksi Al-Azhar 2013-2014 Tetap Diadakan

Written By RuwaqID on Sabtu, 30 November 2013 | 07.08

CyberKMM- Meski sebelumnya Kementrian Agama mengumumkan bahwa tahun ini tidak ada seleksi untuk ke al-Azhar Mesir, namun PPMI Mesir bekerja sama dengan KBRI Kairo dan pihak al-Azhar tetap mengadakan seleksi tersebut.

Berikut rincian kegiatan seleksi ini sebagaimana yang disampaikan oleh Presiden PPMI Mesir, Amrizal Batubara:

1. Ujian masuk Mahasiswa Baru Universitas Al-Azhar tetap akan diadakan, yang bertempat di Markaz Al-Azhar untuk Belajar Bahasa Arab, Hay Sadis- Madinah Nasr- Mesir.

2. Ujian akan diadakan antara tanggal 10-14 Desember 2014. Diharapkan kepada seluruh Calon Mahasiswa Baru sudah tiba di Mesir 1 hari sebelumnya.

3. Materi ujian yang akan diujikan hanyalah materi yang berkenaan dengan bahasa dan pengetahuan agama seperti nahwu, sima’ah, imla’ dan insya’ dan yang lainnya.
NB: Materi Alquran tidak diujiankan.

4. Ujian diadakan di Mesir melihat karena semakin dekatnya ujian awal tahun di Universitas Al-Azhar dan tidak adanya dana dari kami selaku Persatuan Pelajar dan Mahasiswa (PPMI) Mesir jika diadakan di Indonesia.

5. Diharapkan kepada seluruh Calon Mahasiwa Baru agar mengurus paspor dan visa secepat mungkin.

6. Pengurusan visa dapat diperoleh dari Kedutaan Besar Mesir yang bertempat di, Jn. Teuku Umar no. 68, Manteng- Jakarta Pusat. Atau dapat juga diperoleh dari pihak-pihak travel (visa ziarah atau turis).

7. Dana yang dibutuhkan untuk keberangkatan dan pengurusan Calon Mahasiswa Baru Al-Azhar berkisar 10 sampai 15 juta rupiah.

8. Diharapkan kepada seluruh Calon Mahasiswa agar mendaftarkan dirinya kepada kami Amrizal Batubara dan ust, Ahmad Hafifi. Waktu akhir pendaftaran sampai dengan Rabu 04 Desember 2013.

9. Calon Mahasiswa Baru dapat menghubungi kami secara langsung.

Jika ada informasi yang belum jelas, Amrizal Batubara (Presiden PPMI) Mesir 081382073411, 085719584224 atau ust. Ahmad Hafifi 082331192666.

NB:
A. Seluruh Calon Mahasiswa akan ditentukan oleh hasil nilai ujian masing-masing, dengan ketentuan langsung masuk kuliah atau mengikuti kursus bahasa terlebih dahulu. Setelah mengikuti kursus bahasa baru diperbolehkan masuk kuliah.

B. Untuk pengurusan visa di Kedutaan Besar Mesir baru bisa dilakukan setelah nama-nama yang akan ikut ujian terdata semua dan adanya pemberitaan dari kami terlebih dahulu.

LPJ Diterima, ICMI Orsat Kairo Tentukan Ketua Baru

Written By RuwaqID on Rabu, 20 November 2013 | 10.53

CyberKMM-Hari ini, Kamis (20/11) ICMI Orsat Kairo mengadakan acara Musyawarah Satuan atau Musat ke sepuluh yang bertempat di aula Wisma Nusantara, Rab'ah, Kairo. Musat ini merupakan penutup dari rangkaian acara kompetisi cendikia ICMI 2013 yang telah diadakan mulai dari tanggal 16 sebelumnya. 

Dalam kegiatan itu, Fakhri Zakirman, ketua ICMI periode 2011-2013 membacakan hasil Laporan Pertanggungjawaban (LPJ)  selama periode ia menjabat. LPJ ini berjalan lancar dan semua peserta sidang menerima laporan tersebut.


Setelah LPJ diterima, kegiatan dilanjutkan dengan pemilihan ketua ICMI Orsat Kairo masa bakti 2013-2015. Pada awalnya, ada lima nama yang tersaring setelah diadakan voting yaitu Hasbullah, Abdullah Muttaqin R, Bitoh Purnomo, Indra Gunawan dan Rahmat Soji. 

Dari kelima nama ini, dicapai kesepakatan bahwa yang akan memimpin ICMI selama satu periode ke depan adalah Bitoh Purnomo. (AA)



KMM Raih Juara Pertama Kompetisi Cendekia ICMI



CyberKMM-Dalam rangka Musyawarah Satuan (Musat) ke sepuluh, Ikatan Cendekiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) Orsat Kairo mengadakan acara kompetisi cendekia ICMI 2013. Acara ini diadakan pada tanggal 16 dan 20 November 2013 di rumah Limas dan Wisma Nusantara.

Perlombaan ini diikuti oleh organisasi-organisasi yang ada di Masisir seperti kekeluargaan, senat mahasiswa, afiliatif dan juga utusan perorangan. "Yang ikut dalam lomba ini ada 19 kelompok putra dan 13 kelompok putri. Jadi total yang ikut sebanyak 64 orang," tutur Ariis, ketua panitia acara. 

Kompetisi ini dikemas dalam bentuk cerdas cermat dan aksara bermakna meliputi wawasan keislaman dan juga wawasan umum.

Pemenang pertama dalam perlomabaan ini adalah utusan KMM Mesir, Khalilur Rahman dan Ariqul Jetson. Disusul oleh utusan KSW,  Agung Saputro dan Zaky Al Rasyid  berada pada urutan kedua,. 

Sementara itu posisi ketiga ditempati oleh utusan KMM Putri atau Bundo Kanduang, Durratul Azkiya dan Riri Hanifah. Selanjutnya utusan senat Fakultas Bahasa Arab atau FBA harus puas menempati posisi harapan pertama. (AA)

Tari Indang Pukau Masisir

Written By Salman Arif on Kamis, 31 Oktober 2013 | 15.27



CyberKMM- Rabu (30/10/13) ratusan masisir (mahasiswa Indonesia Mesir) memadati aula Emerican Future. Hari itu digelar Pagelaran Seni dan Budaya Nusantara dalam rangka memperingati hari Sumpah Pemuda ke-85. Acara ini terlaksana atas kerjasama PPMI, Wihdah dan didukung oleh KBRI Kairo.

Sebelum acara dimulai, KMM membawakan tari Pasambahan menyambut kedatangan utusan KBRI yang saat itu diwakili oleh Ibu Dahlia. Selanjutnya acara dibuka oleh MC, sambutan-sambutan dan masuk langsung keacara inti.

Ada beberapa kesenian budaya yang ditampilkan pada malam itu. Dimulai dari kesenian tari dari ujung Sumatra, KMA membawakan tari Rapai Geleng yang memukau. HMM membawakan dua tari, salah satunya tari Tor-tor. Selanjutnya yang tak kalah meukaunya adalah tari Indang oleh KMM. Kemudian angklung dari KPMJB dan ditutup dengan atraksi Tapak Suci.

Ada kejadian menarik saat grup tari KMM selesai perform, Sdr. Wahyudi Rahman mengklarifikasi perkataan MC yang mengatakan bahwa tari Indang dari Padang. "Saya mau mengklarifikasi bahwa tari Indang bukan dari Padang, tapi dari Minangkabau." ujarnya disusul tepuk tangan dan tawa masyarakat KMM. Tari Indang sendiri baru dua kali ditampilkan dihadapan masisir, pertama saat HUT KMM waktu lalu, kedua saat peringantan Sumpah Pemuda ke-85 kali ini. (SA)      

PPMI Pertemukan Masisir dengan Dr. Ali Gom’ah

Written By RuwaqID on Minggu, 22 September 2013 | 02.00


CyberKMM-Jumat (20/9) mahasiswa Indonesia di Mesir (masisir) berkesempatan untuk bertatap muka dengan mantan mufti Mesir Dr. Ali Gom’ah. Acara tersebut digelar setelah shalat Jum’at di Masjid Fadhil daerah 6th October dan dihadiri oleh ratusan Masisir.

Sifrul Akhyar, wakil presiden PPMI menyebutkan bahwa acara tersebut merupakan sarana bagi Masisir untuk semakin dekat dengan para ulama. “Saya kira kegiatan kemarin sangat positif bagi Masisir agar lebih dekat dengan ulama Azhar dan acara itu juga bagian dari aspirasi Masisir.”

Selain itu, ia juga mengatakan bahwa silaturahim bersama Syekh Ali Gom’ah itu juga diadakan sebagai  forum untuk klarifikasi atas berita miring yang dialamatkan kepada anggota Dewan Ulama Al-Azhar tersebut.

Ahmad Hujaj, salah satu peserta yang hadir mengaku mendapatkan banyak ilmu dalam  dalam acara itu. Mahasiswa yang berasal dari KSW itu mengatakan dirinya semakin sadar bahwa ia datang ke Mesir sebagai wakil dari Indonesia dan ketika tamat nanti ia akan menjadi wakil dari al-Azhar. “Saya semakin sadar bahwa saya datang ke Mesir adalah sebagai wakil Indonesia dan nanti pulang akan menjadi wakil al-Azhar di masyarakat,” tuturnya.

Selain itu ia juga mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi yang jelas atas kisruh politik yang terjadi di Mesir. Pasalnya, lanjut Hujaj,  informasi yang ia dapatkan biasanya hanya  berasal dari media massa saja bukan langsung dari sumbernya.


Acara yang digelar oleh PPMI bersama  Lembaga Fatwa Mesir,  Wihdah, Kekeluargaan dan beberapa instansi terkait itu dihadiri juga oleh Syekh Usamah Sayyid Al-Azhari dan Syekh Amru Wardhani . (AA)

Rumah Masisir di Tajammu' Disantroni Maling

Written By Salman Arif on Jumat, 13 September 2013 | 15.06


CyberKMM- Kemarin (13/09/13), sebuah saqoh Masisir di kawasan Gihaz, Tajammu' Awwal menjadi target pencurian. Sebagaimana yang ditulis Izzad Mustaqim distatus facebooknya, kejadian itu terjadi saat penghuni rumah pergi untuk menunaikan sholat Jum'at.

Ketika kembali dari masjid, didapati pintu rumah dalam keadaan rusak karena didobrak. Seisi  rumah juga berantakan karena diobrak abrik pencuri. Diantara barang-barang berharga yang raib diantaranya; 2 unit laptop, 2 buah passport, 3 handphone, 1 ipod, dompet berisi sejumlah uang dan tas berisi tiket peswat & barang-barang berharga lainnya.

Diharapkan kepada seluruh Masisir untuk selalu hati-hati terhadap segala kemungkinan  bahaya yang akan menimpa harta dan nyawa masing-masing.

Pernyataan Sikap WIHDAH Mesir Terkait Pelaksanaan Miss World

Written By Salman Arif on Selasa, 10 September 2013 | 04.08

CyberKMM- Ditengah maraknya penolakan Miss World di tanah air, organisasi mahasiswi Indonesia di Mesir (WIHDAH Mesir) mengeluarkan surat pernyataan sikap bernomor: 01-A20/DP-WIHDAH-PPMI/XXIV/2013-2014 pada tanggal 9 September yang berisi sebagai berikut:

Berkenaan dengan pelaksanaan Miss World 2013 pada tanggal 8-28 September 2013 di Bali, Indonesia, kami Dewan Pengurus WIHDAH Persatuan Pelajar dan Mahasiswa Indonesia (WIHDAH-PPMI) Mesir periode XXIV masa bakti 2013-2014 menyatakan sikap sebagai berikut:

1. Bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama dan menjunjung tinggi nilai-nilai peradaban, kesopanan dan akhlaqul karimah, terutama bagi kaum perempuan.
2. Pelaksanaan Miss World 2013 merupakan ajang eksploitasi harkat dan martabat kaum perempuan. Dan dapat berdampak negatif terhadap pendidikan anak dan generasi muda Indonesia, terutama ditengah-tengah tingginya tindakan asusila terhadap kaum perempuan, serta menanamkan pola pikir hedonis.
3. Pelaksanaan Miss World 2013 tidak sesuai dengan syariat dan ajaran Islam.
4. Pelaksanaan Miss World 2013 dapat memicu kemarahan masyarakat Indonesia yang mayoritas beragama Islam.
5. Menghimbau Pemerintahan Republik Indonesia untuk meninjau ulang izin pelaksanaan Miss World 2013 dan memperketat pemberian izin terhadap kegiatan-kegiatan yang tidak sejalan dengan nilai-nilai bangsa dan agama.
6. Menghimbau kepada CEO MNC Grup selaku pihak pelaksana agar memperhatikan dan mengambil pelajaran dari penolakan masyarakat luas sehingga segera MENGHENTIKAN kegiatan tersebut.
7. Menghimbau kepada masyarakat Indonesia, kaum perempuan khususnya, agar tidak memberikan dukungan terhadap kegiatan-kegiatan yg bertentangan dengan nilai-nilai luhur keagamaan dan ketimuran Bangsa Indonesia. Selalu menjaga harkat dan martabat serta menolak segala bentuk aksi dan tindakan yang dapat merendahkan harkat dan martabat kaum perempuan sebagai pendidik utama generasi bangsa.
Demikian surat pernyataan ini kami sampaikan. Atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih.

Kairo, 4 Dzulqo’dah 1434 H/9 September 2013 M.
Ketua WIHDAH Mesir: Tsaqofina Hanifah
Sekretaris WIHDAH-PPMI: Sarah Nurhayati
Sumber: FB Wihdah Mesir
Redaktur: Salman Arif

Tanggapi Situasi Terkini, Atdik Kumpulkan Semua Ketua Kekeluargaan

Written By RuwaqID on Minggu, 18 Agustus 2013 | 16.35


CyberKMM-Situasi Mesir pasca pembubaran paksa para pendukung Mursi (14/8) semakin memanas dan membuat keamanan Mesir menjadi tidak menentu. Warga negara Indonesia di Mesir  merasa was-was karena menurunnya jaminan kemanan.

Menanggapi hal itu, Atase Pendidikan (Atdik) mengadakan pertemuan darurat dengan seluruh ketua kekeluargaan di Rumah Limas pada Ahad sore (18/8). “Atdik mengadakan pertemuan dengan semua ketua kekeluargaan tadi sore,” tutur ketua KMM Mesir Jasri Waldi kepada kmmmesir.com(18/8).

Dalam pertemuan tersebut, Jasri menuturkan ada bebarapa hal disampaikan:
1.   Bagi mahasiswa yang visanya sudah habis agar segera diberitahukan kepada Kmm untuk diurus secara kolektif
2.   Mulai Ahad malam (18/8) telah diadakan ronda yang akan dilakukan oleh KBRI, PPMI dan kekeluargaan untuk berpatroli. Oleh sebab itu jika Masisir merasa lingkungannya kurang aman bisa menghubungi nomor telepon yang sudah disebar  KBRI
3.   Apabila ada WNI yang berada dalam kondisi darurat seperti sakit ataupun melahirkan bisa menghubungi Hotline KBRI untuk dibantu dibawa ke rumah sakit
4.   Untuk memenuhi kesulitan mahasiswa, KBRI akan mengusahakan untuk memberi bantuan sembako ataupun bantuan lainnya
5.   Jika keadaan semakin gawat, warga Minang bisa berlindung di Rumah Gadang yang berlokasi di Tajammuk Awwal ataupun di kekeluargaan terdekat dengan mengikuti informasi selanjutnya
6.   Jika keadaan semakin tidak menentu, KBRI akan berusaha agar Masisir dievakuasi ke Madinatul Bu’us ataupun dievakuasi ke luar Mesir dengan sepengetahuan al-Azhar

Selain itu, Jasri juga menghimbau kepada seluruh warga KMM ataupun WNI pada umumnya agar mematuhi himbauan dari KBRI. “Di masa seperti ini kita harus mematuhi himbauan-himbauan yang telah disampaikan oleh KBRI,” katanya.

Ia juga menambahkan agar warga KMM  memiliki nomor telepon sesama warga Minang ataupun WNI lainnya yang terdekat dengan rumahnya. “Teman-teman yang dekat rumah harus dimiliki nomor  Hapenya agar bisa saling tolong menolong,” sambungnya.

Dalam pertemuan tersebut, kata Jasri, belum dibahas rencana evakuasi WNI. Ia menuturkan, "Belum ada pembahasan mengenai evakuasi WNI pada pertemuan tersebut."

Terakhir, Jasri Waldi mengingatkan kepada semua warga KMM agar menyimpan nomor yang telah disebar KBRI dan selalu membawa tanda pengenal jika ke luar rumah. “Kepada seluruh warga KMM agar menyimpan Hotline KBRI dan membawa kerneh ataupun paspor jika ada kepentingan keluar rumah,” tuturnya.  (AA)


Ketua KMM:   01061-533-685
Hotline KBRI: 02-279-47-200
                        01015-185-795
                        01022-229-989

Meski Tanpa Keluarga, Idul Fitri Tetap Bermakna

Written By RuwaqID on Jumat, 09 Agustus 2013 | 01.08

CyberKMM-Hari Idul Fitri biasanya dimanfaatkan oleh  masyarakat Indonesia untuk pulang ke kampung halaman dan bertemu dengan sanak famili. Dalam suasana tersebut ada beberapa agenda penting yang dilakukan seperti mengunjungi karib kerabat dan teman, menerima THR, memakai baju baru dan makan ketupat.

Suasana seperti itu tidak didapatkan oleh mereka yang berlebaran di negeri orang, termasuk di Mesir. Pasalnya, jarak yang jauh dan dana pulang yang tidak sedikit menjadi kendala itu mudik ke kampung halaman. Meski demikian, hal tersebut tidak mengurangi kebahagiaan berlebaran di negeri orang.

“Tentunya merasakan kesedihan karena jauh dari hangatnya suasana keluarga dan sanak famili lainnya,” tutur Wahyudi Rahman yang baru pertama kali melewati Idul Fitri di Mesir. Namun begitu, lanjut Wahyudi, dengan diadakannya Shalat Idul Fitri dan Open House di KBRI (8/8) kemarin kesedihan tersebut bisa terobati karena bisa bertemu dan berkumpul dengan keluarga se-Indonesia yang lainnya.  

Sementara itu, Rahmat Hidayat menuturkan bahwa perasaanya bercampur aduk tatkala melewati Idul Fitri pertama di Mesir. “Sedih, senang, terharu, gembira, semuanya ana rasakan,” katanya.

Menurut Johan Efendi yang sudah pernah pulang ke Indonesia mengatakan bahwa menghabiskan Idul Fitri di Indonesia lebih ia sukai dari pada di Mesir. “Bagi saya kebersemaan bersama keluarga adalah sesuatu yang paling indah di hari yang fitri,” kata mahasiswa yang berasal dari Padang  tersebut. (AA)


Dompet Dhuafa Tawarkan Beasiswa Pasca Sarjana al-Azhar

Written By RuwaqID on Rabu, 07 Agustus 2013 | 13.30

CyberKMM-Berita gembira, saat ini Dompet Dhuafa berkerjasama dengan kantor atase pendidikan KBRI Kairo akan menyalurkan beasiswa bagi mahasiswa pasca sarjana Al-Azhar.


Bagi Anda yang berminat, silahkan mendaftarkan diri Anda ke Kantor Atase Pendidikan, Konsuler KBRI Kairo. Pendaftaran terakhir tanggal 15 Agustus 2013. Untuk keterangan lebih lanjut bisa menghubungi nomor 01144822121 atau 01005556378. 


sumber: atdikcairo.org

KBRI: Kita Terus Mengusahakan Agar Seleksi Mahasiswa Baru Tetap Dibuka

Written By RuwaqID on Selasa, 06 Agustus 2013 | 19.41

CyberKMM-Beberapa waktu lalu, pihak Kementrian Agama membatalkan proses seleksi mahasiswa baru yang akan melanjutkan pendidikannya ke Al-Azhar Mesir. Semua calon mahasiswa Al-Azhar tersebut terpaksa harus mengubur cita-citanya untuk melanjutkan kuliah ke negeri para nabi tersebut.
 
Terkait pembatalan itu, Dr. Fahmy Lukman, atase pendidikan KBRI Kairo mengatakan bahwa Dubes sangat menyesalkan pembatalan itu karena tidak ada koordinasi antara pihak Jakarta dengan KBRI Kairo. “Bapak Dubes tentu sangat menyesalkan pembatalan ini karena tanpa melalui koordinasi dengan pihak KBRI Kairo,” tuturnya. Bapak Fahmy menjelaskan bahwa pembatalan tersebut didasarkan kepada pemberitaan di  media massa.

Selanjutnya, pak Fahmy mengatakan bahwa Dubes sudah menghubungi pihak pemerintah Indonesia untuk mengabarkan bahwa Mesir aman-aman saja dan seleksi mahasiswa baru tidak perlu dibatalkan. Pihak pemerintah pusat, lanjut pak Fahmy, menerima berita tersebut dan keputusan pembatalan tersebut akan dimusyawarahkan kembali. “Sampai hari ini kita belum mendapat berita,” lanjut pak Fahmy.

Setelah itu, Pak Fahmy mengatakan bahwa sekitar tanggal 20 nanti, Dubes KBRI Kairo Nurfaizi Suwandi akan berangkat ke Indonesia untuk melanjutkan pembicaraan tersebut dengan pemerintah pusat. “Insyaallah tanggal 20-an Agustus ke depan Pak Dubes akan berangkat ke Indonesia untuk salah satunya adalah bertemu dengan mentri agama untuk membicarakan masalah ini,” katanya.

Ia menegaskan jika mahasiswa tahun ini terputus maka akan banyak konsekuensi yang  akan membuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Mesir  dan hubungan dengan Al-Azhar akan mengalami masalah. "Meskipun seleksi diharapkan tetap dibuka namun untuk pemberangkatan akan dilaksanakan sesuai dengan kondisi Mesir pada saat itu," pungkasnya. (AA)

Atase Pertahanan: Kemungkinan Evakuasi Ada


CyberKMM-Dalam kunujungan ke Rumah Gadang (5/8), atase pertahanan KBRI Kairo bapak Kolonel Ipung Purwadi  menjelaskan bahwa ada kemungkinan evakuasi jika melihat kondisi Mesir saat ini. “Kemungkinan evakuasi ada. Kalau dipersentase saat ini baru 0,3 persen,” tuturnya.  Ia menambahkan bahwa untuk menuju evakuasi masih jauh.

Bapak Ipung menjelaskan jika keadaan sudah sangat mencekam seperti keadaan di Suriah, dimana terjadi tindak kriminal yang tinggi  dan mengancam keamanan WNI, saat itu evakuasi akan dilancarkan. “Jika kelompok A dan kelompok B mengangkat senjata dan membuat kondisi kita terancam, itu baru kita pulang,” tuturnya.

Meskipun dipulangkan, ia menambahkan, nantinya tidak akan dikembalikan ke Mesir lagi. “Kita pulang dan baliknya ke sini dengan biaya sendiri,” katanya. Jadi siapapun yang memiliki kepentingan di Mesir, lanjut bapak Ipung,  apakah itu untuk kuliah ataupun yang lainnya maka akan balik dengan dengan dana sendiri.

Bapak Ipung melanjutkan bahwa kemungkinan evakuasi bukan hanya dipulangkan ke Indonesia namun bisa juga diungsikan ke negara tetangga. “Alternatif pertama kalian akan dibawa ke negara yang mungkin aman dan di sana disiapkan tenda,” tuturnya.


“Saya ingin rekan-rekan agar jangan termotivasi untuk evakuasi karena  model evakuasi yang akan dilaksanakan tidak seperti yang dulu,” pungkasnya. (AA)
 
Copyright © 2013. KMM MESIR | Official Website - All Rights Reserved
Adress: Block 502 Complex Emarat 1st Settlement New Cairo Egypt Telp: (+202)22478245
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Modified by @salmanpiar