CyberKMM-Jumat (20/9) mahasiswa Indonesia di Mesir (masisir)
berkesempatan untuk bertatap muka dengan mantan mufti Mesir Dr. Ali Gom’ah.
Acara tersebut digelar setelah shalat Jum’at di Masjid Fadhil daerah 6th
October dan dihadiri oleh ratusan Masisir.
Sifrul Akhyar, wakil presiden PPMI menyebutkan bahwa acara
tersebut merupakan sarana bagi Masisir untuk semakin dekat dengan para ulama.
“Saya kira kegiatan kemarin sangat positif bagi Masisir agar lebih dekat dengan
ulama Azhar dan acara itu juga bagian dari aspirasi Masisir.”
Selain itu, ia juga mengatakan bahwa silaturahim bersama
Syekh Ali Gom’ah itu juga diadakan sebagai
forum untuk klarifikasi atas berita miring yang dialamatkan kepada
anggota Dewan Ulama Al-Azhar tersebut.
Ahmad Hujaj, salah satu peserta yang hadir mengaku
mendapatkan banyak ilmu dalam dalam
acara itu. Mahasiswa yang berasal dari KSW itu mengatakan dirinya semakin sadar
bahwa ia datang ke Mesir sebagai wakil dari Indonesia dan ketika tamat nanti ia
akan menjadi wakil dari al-Azhar. “Saya semakin sadar bahwa saya datang ke
Mesir adalah sebagai wakil Indonesia dan nanti pulang akan menjadi wakil
al-Azhar di masyarakat,” tuturnya.
Selain itu ia juga mengatakan bahwa dirinya mendapatkan informasi
yang jelas atas kisruh politik yang terjadi di Mesir. Pasalnya, lanjut Hujaj, informasi yang ia dapatkan biasanya hanya berasal dari media massa saja bukan langsung
dari sumbernya.
Acara yang digelar oleh PPMI bersama Lembaga Fatwa
Mesir, Wihdah, Kekeluargaan dan beberapa
instansi terkait itu dihadiri juga oleh Syekh Usamah Sayyid Al-Azhari dan Syekh
Amru Wardhani . (AA)
