![]() |
| Penampilan dari Tim Nasyid Izzatul Islam |
Tajamu' Awwal – Kairo, Senin (29/10) Dalam rangka memeriahkan hari raya Idul Adha 1433 H, Kesepakatan Mahasiswa Minangkabau (KMM) Mesir mengadakan acara Tasyakuran Qurban (semacam halal bi halal) untuk seluruh warga Minang di Mesir dengan tema “Lapeh Taragak di Hari Rayo” – "Barek samo dipikua ringan samo dijinjiang". Acara yang bertempat di Rumah Gadang Tajamu' Awwal Kairo ini diramaikan sedikitnya 150-an anggota KMM Mesir yang berdatangan dari berbagai seantero Mesir.
Kegiatan berlangsung dengan lancar, penuh rasa kekeluargaan dan ukhuwah yang tinggi. Sebelumnya Shalat Idul Adha yang jatuhnya pada tanggal 26 Oktober 2012 ini berlangsung diberbagai tempat (lapangan dan Masjid) terdekat dari tempat tinggal warga, dan tidak sedikit dari warga KMM yang ikut melaksanakan Shalat Idul Adha bersama KBRI Kairo dan seluruh Masyarakat Indonesia yang ada di Mesir di Masjid Assalam yang merupakan Masjid yang tiap tahunnya digunakan WNI sebagai tempat shalat di hari raya dan silaturrahim.
Dalam acara Open House Lapeh Taragak di Hari Rayo yang bertajuk "Barek samo dipikua ringan samo dijinjiang", bertindak sebagai pembicara Ust. Irsyad Safar Buan MA (Pimpinan Perguruan Islam Arrisalah), Ust. Budiman (Wakil Ketua DPRD Kota Padang) dan Ust. Alfatmi (Usahawan Minang) yang semuanya adalah tamu KNRP Sumbar yang sedang menjalankan Misi kemanusiaan ke Gaza, dan alahmadulillah semenjak sampainya rombongan di Kairo beberapa waktu yang lalu dan transit di Kairo memepersiapkan segala sesuatunya untuk melanjutkan perjalanan menuju Gaza tanggal 24 Oktober kemaren, dan alhamdulillah rombongan selamat kembali lagi ke Kairo dan akan balik ke Indonesia hari ini.
Dalam sambutan dan dialog yang dipimpin oleh Sdr. Ahmad Budiman selaku wakil ketua KMM Mesir, Ust. Irsyad Safar menjelaskan bagaimana semangat dan optimisnya Masyarakat Gaza-Paletina untuk mempertahankan hak dan harga diri serta Negara mereka dari jajahan yahudi (Israel) la'natullah, bahkan beliau menegaskan tanah Palastina bukan hanya milik warga Palestina saja, namun ia adalah milik umat Islam yang telah diwaqafkan kepadanya untuk menjadi milik dan hak rakyat Palestina dan umat Islam secara keseluruhan.
Dan juga dalam kesempatan ini Ust. Budiman yang bertindak sebagai salah satu perwakilan KNRP Sumbar dan juga Wakil Ketua DPRD Kota Padang dari Fraksi PKS ini memberikan stimulan dan gambaran bagaimana keadaan Sumatera Barat terkini, peta dakwah dan kondisi masyarakat yang sangat disayangkan sekali saat ini membutuhkan kader-kader ulama terbaik keluaran Al Azhar sebagai seorang pencerah untuk masyarakat Minang pada khususnya dan Indoesia pada umumnya.
Selanjutnya yang tidak kalah meriahnya, tim Nasyid Izzatul Islam juga menyempatkan hadir dalam acara Open House dan Halal bi Halal KMM Mesir kali ini. Tidak ada yang menyangka sekaliber tim Nasyid Izzatul Islam yang berkelas Nasional bahkan Internasional ini akan manggung dan menginjakkan kakinya di Aula Rumah Gadang KMM Mesir yang sangat sederhana ini. Sebelumnya tim nasyid Izis yang menjadi salah satu icon KNRP yang ikut dalam rombongan kemanusiaan untuk Gaza ini telah manggung dan mengadakan konser amal di ACC (Azhar Conference Centere) Kairo yang dipenuhi sedikitnya 1500an masa pro Palestina, dengan kapasitas yang mayoritas terdiri dari Mahasiswa Azhar gabungan dari berbagai Negara ini, namun yang menjadi pelaksana dan penggerak dalam acara ini berasal dari Indonesia dan Malaysia. Dalam sambutannya ketua panitia Sdr. H. Putra Erianton, Lc menegaskan acara ini bukannlah milik orang Indonesia, Malysia bahkan Mesir, namun acara ini adalah milik saudara kita di Palestina sana.
Dalam Nasyidnya Izzatul Islam yang beranggotakan 7 orang personil ini, terdiri dari 1 orang drammer dan 6 orang penyayi ini telah berhasil menarik perhatian warga KMM yang berhadir di aula Rumah Gadang itu dan menjadikan semua mata tertuju kapada mereka. Disetiap lantunan nasyid yang disampaikannya tersimpan berjuta makna yang tersirat dan pesan-pesan Allah dan rasulNya, seolah-olah pesan itu tersampaikan dan masuk kerong-rong hati hadirin sehingga hanyut dalam hikmah dan nada yang disampaikan.
Sebagai orang awak di perantauan tentunya kurang lengkap rasanya kalau tidak menjamu tamu kehormatan untuk makan bersama dirumah kita. Acara yang dilanjutkan dengan shalat Maghrib berjama'ah dan makan malam bersama ini menjadi kenangan tersendiri, baik KMM selaku tuan rumah dan KNRP bersama Izis selaku tamu undangan pada malam itu. Hidangan yang disuguhi berupa gulai cancang hasil potongan hewan kurban sebanyak 10 ekor kambing ini diramu sedimikan rupa sampai lidah tamu undangan menari-nari meraskan enaknya gulai cancang ini, bahkan salah seorang tamu mengatakan "benar-benar serasa di Padang kita sekarang" kalau dibahasakan ke bahasa minagnya "yo bana raso di Padang awak kini".
Disela-sela makna bersama terlihat lepas canda tawa kegembiraan tamu dan tuan rumah di ruangan display Rumah Gadang KMM Mesir itu, ternyata tanpa disadari vokalis tim nasyid Izzatul Islam ini beristrikan orang awak (Padang).
Tidak lama terasa waktupun seudah semakin mendekati Isya, tamu undangan yang terdiri dari KNRP Sumbar, Izzatul Islam dan lain-lainnya mengakhiri pertemuan ini dengan 3 buah lagu yang tidak kalah indahnya dibandingkan dengan lagu-lagu sebelumnya.
Sementara Ust. Alfatmi sebagai pengusaha minang yang berhasil menjalani usahanya di perantauan ini berpesan kepada orang awak di Mesir untuk bersyukur bisa kulaih ke Mesir, sebagai calon ulama yang berkafa'ah syar'I sangat ditunggu dan diharapkan kedatangannya di kampung halaman. Sebagai seorang ulama dan da'I harus yakin akan pesan Allah, "siapa yang menolong agama Allah maka Allah akan menolong dan memudahkan juga urusannya dunia dan akhirat". Berangkat dari keyakinan inilah tidak sedidkit warga yang terispirasi dengan pesan dan nasehat beliau.
Dipenghujung acara rombongan tim KNRP Sumbar yang diketuai oleh Ust. Irsyad Safar, MA memberikan kenang-kenangan dengan mengalungkan sal Palestina dari Ismail Haneya Perdana Mentri Palestina itu kepada Ketua KMM Sdr. Muhammad Syukron Darmis, suasana haru bercampur bahagia memenuhi ruangan auditorium Rumah Gadang KMM Mesir.
Pengalungan sal kenang-kenangan yang lansung
dari Perdana Mentri Palestina Ismail Haniya oleh KNRP Sumbar kepada
Gubernur atau Ketua KMM Mesir Muhammad Syukron Darmis
Ucapan terima kasih kami kepada rombongan KNRP dan tim nasyid Izzatul Islam yang tak terhingga disampaikan oleh Ketua KMM Mesir Muhammad Syukron Darmis atas kemurahan hati dan kelapangan waktunya bisa hadir dalam acara halal bi halal "malapeh taragak di hari rayo" kali ini. Pada akhirnya acara yang dibuka tepat setelah ashar waktu kairo ini ditutup bertepatan waktu Isya di Kairo, pembawa acara Sdr. Rendiyan Saputra menegaskan lapeh taragak kali ini tidak hanya berlepas rindu dengan warga, sanak saudara asal minang saja, namun juga diwarnai dengan kedatangan tamu dan alumni yang jauh-jauh datang dari Indonesia dan bahkan yang tidak kalah meriahnya juga melepas rindu dengan tim nasyid Izzatul Islam. (MS)
![]() |
| Dialaog dengan Ust. Irsyad Safar MA dan Ust. Budiman |
![]() |
| Dialog dengan Ust. Alfatmi (Usahawan Minang) |



